“Sumpah
Bai’at ini bertujuan untuk mengumpulkan orang-orang benar yang tak dapat
dipengaruhi dunia dan membawa berkat bagi Islam dengan berkhidmat untuk
penyebarannya dengan cita-cita yang sama. Kelompok ini tidak boleh terdiri dari
orang-orang Islam yang malas, tak berguna, dan bermulut besar yang melalui
perpecahan dan amal buruk mereka telah menyebabkan kerugian tak terhitung bagi
Islam serta mengotori wajah Islam yang bersih. Jemaat ini juga tidak boleh terdiri
dari orang-orang yang mengisolasi diri, yang tidak mengenal
kepentingan-kepentingan Islam dan permintaan manusia serta kesejahtraan mereka.
Jemaat ini harus terdiri dari orang-orang yang menolong si miskin, menjadi ayah
si yatim dan siap untuk menyerahkan hidup mereka demi pengabdian untuk Islam.
Mereka harus berjuang untuk menyampaikan
berkat-berkat kepada dunia sehingga air kecintaan Allah dan pengabdian kepada
sesame manusia menyatu di bumi. Allah telah merencanakan agar jemaat ini
mewujudkan kemuliaan dan kekuasaan-Nya. Dia akan memberkati mereka sehingga
dunia dapat menyaksikan kecintaan baru pada Tuhan, tobat dari dosa, kesalehan
sejati, kedamaian, niat baik, dan kesejahtraan manusia. Maka kelompok ini akan
terdiri dari orang-orang yang didukung oleh Rohulkudus. Ia akan membersihkan
mereka dari kekotoran kehidupan baru. Dalam nubuatan-nubuatan-Nya yang penuh
berkat, Dia telah menjanjikan kepada saya bahwa Dia akan memperbesar Jemaat ini
berlipat ganda dan ribuan orang yang taat akan menggabungkan diri. Dia akan
memelihara dan mengembangkan mereka sampai jumlah dan kekuatan mereka akan
terlihat mencengangkan bagi para pengamat. Mereka akan memerangi dunia seperti
cahaya yang ditempatkan diatas bukit, dan mereka akan menjadi contoh
karunia-karunia Islam. Anggota-anggota Jemaat yang benar-benar patuh akan ungul
diatas penentangan mereka, dan akan selalu muncul diantara mereka
sekelompokorang yang akan dipilih Allah untuk mendukung-Nya sampai dunia
berakhir. Inilah yang di inginkan Tuhan kita Yang Maha Kuasa. Dia Maha Kuasa
dan melakukan apa yang dia inginkan, karena semua kekuasaan dan kemampuan
adalah milik-Nya.”
Qadian, 4 Maret 1889
Hazrat Mirza Ghulam Ahmad a.s.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar